Free Music Online
Free Music Online

free music at divine-music.info

17 Jun 2015

METODE DAKWAH SUNAN KUDUS


DAKWAH SUNAN KUDUS
Sunan Kudus yang memiliki nama Ja’far Shoddiq dengan nama kecil beliau adalah Raden Undung. Beliau adalah seorang tokoh yang menyebarkan ajaran Islam di kota Kudus. Sunan Kudus juga seorang tokoh pendiri kota Kudus.
Di zaman dahulu, masih banyak masyarakat yang memeluk agama Hindhu. Dalam penyebaran agama Islam, Sunan Kudus tidak menggunakan metode yang frontal atau metode yang terbuka atau metode Syiar. Namun, metode yang digunakan oleh Sunan Kudus ketika menyebarkan ajaran Islam yaitu dengan metode pendekatan budaya.
Dengan metode pendekatan budaya, didirikan sebuah masjid dengan arsitektur Hindhu-Jawa. Dengan alasan, bahwa dengan arsitektur Hindhu-Jawa sangat kuat, kokoh dan menarik simpati orang Hindhu. Apabila dengan arsitektur Islam, masyarakat akan bingung dan akan menolak kondisi tersebut.  Karena masih banyak masyarakat yang memeluk agama Hindhu.
Dengan metode seperti itu, orang Hindhu akan tertarik untuk mengetahui bagaimana maksut dari bangunan tersebut, tertarik untuk mengetahui filosofi bangunan tersebut. Dari situlah, orang Hindhu akan melihat-lihat bangunan dan berkunjung ke Masjid dengan arsitektur Hindhu-Jawa tersebut. Dan dari situlah, Sunan Kudus menyampaikan ajaran Islam dari apa yang telah ditanyakan oleh orang Hindhu.

SEJARAH MENARA MASJID KUDUS


SEJARAH MENARA MASJID KUDUS
Cerita mengenai sejarah Menara Kudus adalah bermacam-macam. Ada yang mengatakan bahwa Menara kudus zaman dahulu sebelum kedatangan Islam di tanah Jawa adalah tempat pembakaran mayat para raja-raja atau kaum bangsawan.  Ada pula yang mengatakan bahwa, zaman dahulu di bawah menara itu terdapat kawah tempat pembuangan atau penyimpanan abu para nenek moyang kita.
Ada pula pendapat bahwa , Menara Kudus merupakan bekas candi orang Hindhu. Karena bentuknya hampir mirip dengan candi Kidal yang terdapat di Jawa Timur. Di bawah menara Kudus, dahulu terdapat sumber kembar (mata air). Sumber kembar tersebut memancarkan air hidup. Mata air tersebut kemudian ditutup oelh para wali dan diatasnya didirikan sebuah menara masjid. Sebab apabila tidak, katanya dapat merusak I’tikad orang.
Menara Kudus adalah buatan para wali dengan batuan tenaga ahli dari India yang di beri bentuk sesuai dengan adat istiadat serta kepercayaan masyarakat yang hidup di kala itu dengan di beri jiwa baru (Islam).
Menara Kudus memiliki ketinggian sekitar 17 meter dengan dasar berukuran 10 m x 10 m. Di sekeliling bangunan dihias dengan piring-piring bergambar yang jumlahnya 32 buah. Dua puluh diantaranya berwarna biru serta berlukiskan masjid manusia dengan unta dan pohon kurma. Sementara, 12 buah piring lainnya berwarna merah putih berlukiskan kembang. Didalam menara terdapat tangga yang terbuat dari kayu jata yang mungkin dibuat pada tahun 1895 M. Bangunan dan hiasannya jelas menunjukkan adanya hubungan dengan kesenian Hindhu-Jawa karena bangunan menara Kudus terdiri atas 3 bagian yaitu : 1. Kaki, 2. Badan , 3. Puncak Bangunan.
Kaki dan badan menara dibangun dan diukir dengan tradisi Hindhu-Jawa. Dilihat pada penggunaan material batu bata yang dipasang menumpuk tanpa perekat semen.  Konstruksi tradisional Jawa dapat dilihat pada bagian kepala menara yang berbentuk suatu bangunan berkonstruksi kayu jati dengan empat batang saka guru yang menopang dua tumpuk atap. Di puncak atap tajung terdapat semacam mustika (kepala) seperti pada puncak atap tumpang bangunan utama masjid-masjid tradisional di Jawa yang jelas merujuk pada unsur arsitektur Jawa-Hindhu.
Menurut informasi yang kami dapatkan, bahwa sumur yang berada dibawah menara adalah memiliki fungsi sebangai pengatur suhu atau temperature pada dalam menara tersebut agar suhu dalam menara tetap terjaga dari kondisi panas dingin atau keadaan cuaca.
Menara Kudus bertempat dekat dengan Masjid menara. Menara Kudus terletak di desa Kauman, Kecamatan Kota Kabupaten Kudus Jawa Tengah.
Masjid menara Kudus merupakan salah satu peninggalan sejarah, sebagai bukti proses penyebaran islam di tanah jawa. Masjid menara kudus menjadi bukti bagai sebuah perpaduan antara kebudayaan islam dan kebudayaan hindhu telah menghasilkan bangunan yang tergolong unik dan bergaya arsitektur tinggi. Masjid menara Kudus berdiri pada tahun 1459 M / 956 H. Terlihat dari batu tulis yang terletak yang dipengimaman masjid yang bertuliskan dan berbentuk bahasa arab yang susah dibaca, karena banyak huruf-huruf yang rusak.
Batu tersebut berperisai dan ukuran perisai tersebut adalah panjang 46 cm dan lebar 30 cm. Batu tersebut berasal dari Baitulmakdis di Yerussalem- Palestina. Dari kata Baitulmakdis (Al Quds) muncul nama Kudus yang artinya suci, sehingga masjid tersebut dinamakan masjid Kudus dan kotanya dinamakan kota kudus.
Karakteristik masjid menara kudus yaitu terdiri dari 5 buah pintu sebelah kanan dan 5 buah pintu disebuah kiri. Terdapat 4 buah jendela. Pintu besar terdiri dari 5 buah dan tiang besar di dalam masjid berasal dari kayu jati 8 buah. Masjid yang sekarang tidak sesuai dengan aslinya, lebih besar dari semula, karena tahun 1918 direnovasi.  Masjid tersebut kemudian diberi serambi depan yang di bangun pada tahun 1344 H. di tambah dengan bangunan serupa serambi paling depan dengan gubah menurut style India pada tanggal 5 November 1933 bertepatan dengan tanggal 16 Rajab 1352 H. Di dalamnya terdapat kolam masjid yang berbentuk padasan yang dijadikan sebagai tempat wudhu. Namun sampai sekarang masih menjadi pertanyaan apakah kolam tersebut peninggalan jaman hindhu atau memang di buat oleh sunan kudus. Di dalam masjid terdapat 2 buah bendera yang terletak di kanan kiri tempat khatib membaca khutbah. Di serambi depan masjid terdapat sebuah pintu gapura yang disebut “lawang kembar” dari sejarah gapura tersebut berasal dari bekas kerajaan majapahit.

8 Nov 2014

FILSAFAT PENDIDIKAN

A. FILSAFAT

Filsafat berasal Dari bahasa yunani , yaitu gabungan dari kata Philo's Dan shopia.   Philo's. Yg berarti cinta, suka Dan shopia berarti kebijaksanaan.
Menurur istilah, filasafat adalah berfikir secara sistematis, radikal, universal untuk mengetaji tentang hakikat sesuatu yang ada.
Filsafat menelaah sesuatu secara radikal , menyeluruh, konseptual yang menghasilkan konsepsi- konsepsi mengenai kehidupan Dan dunia. Konsepsi-konsepsi tersebut. Bersumber Dari dua faktor yaitu :
1. Religious Dan etika yang bertumpu pada keyakinan

2.. Ilmu pengetahuan yang mengandalkan. Penalaran.
Penggunaan istilah filsafat dapat melalui dua pendekatan :
1. Filsafat sebagai kelanjutan Dari berfikir ilmiah yg dapat dilakukan oleh setiap orang

2.  Filsafat sebagai kajian khusus yang formal . yang mencakup logika, epistemological ( tentang benar Dan salah), Erika ( tentang baik buruk),  estetika ( tentang indah Dan jelek), metafisika ( tentang hakikat yg ada termasuk akal itu sendiri.
Disamping ITU , banyak cabang filsafat yang mempunyai bidang kajian spesifik seperti filsafat ilmu , filsafat hukum , filsafat pendidikan dll.

B. PENDIDIKAN

Menurut Ki Hajar Dewantara, pendidikan adalah upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran Dan tubuh anak.
Secara umum, pendidikan adalah suatu prose's Dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi bisa dengan perubahan yang lanjut.
Pendidikan memiliki beberapa komponen penting yaitu :
Siswa, siswi, mahasiswa, mahasisiwi
Guru, dozen, pendidik
Materi atau bahan ajar.
Tanpa komponen teesebut , pendidikan di sekolah negeri atau swasta serta universitas negeri atau swasta tidak akan tercapai pendidikan yang sempurna. Sebab, akan terjadi pemikiran baru tentang siapa yang diberi pendidikan, tentang siapa yang memberi pendidikan Dan juga tentang APA yang akan diajarkan dalam pendidikan.

C. FILSAFAT PENDIDIKAN

filsafat Dan pendidikan memiliki hubungan sangat erat karena, filsafat mencoba merumuskan citra tentang manusia Dan masyarkat. Sedangkan pendidika  adalah sebagai usaha untuk mewujudkan citra tersebut atau merupakan prose's memanusiakaan manusia.
Dari penjelasan diatas, filsafat pendidikan adalah upaya-upaya untuk menjawab secara kritis Dan mendasar Dari berbagai pertanyaan pokok sekitar pendidikan spt : APA , mengapa, kemana, bagaimana, Dan yang pain sebagainya Dari pendidikan tersebut.

10 Jan 2014

RAMA TAMBAK_DASAMUKA


Prabu Dasamuka ,prabu kang sakti mandraguna kang kasengsemm kaliyan Dewi Sinta
Kang anggadahi garwa asminipun Prabu Ramawijaya kang satiya banged marang Dewi Sinta. Ananging ngana Prabu Dasamuka ya kepengen ndusta Dewi Sinta , saka kuwi tindak polahe Prabu dasamuka diawasi ingkang mbiyantu Prabu Ramawijaya.

RAMA TAMBAK
Prabu Dasamuka ratu ing Ngalengka punika pancen satunggaling ratu ingkang sekti mandraguna. Prabu Dasamuka punika kepencut dhateng Dewi Sinta, wanita ayu ingkang sulistya ing warni, garwanipun Ramawijaya. Gegandhenganipun Dewi Sinta kaliyan Prabu Rama, sampun mboten saged dipunpisahaken malih.          

Pramila Prabu Dasamuka nggadhahi raos kuciwa. Piyambakipun tansah pados rekadaya kados pundi caranipun supados saged ndhusta Dewi Sinta. Nalika Prabu Rama bebedhag ing wana Dhandhaka badhe mburu Kidang Kencana minangka panyuwune sang Dewi, kocap kacarita sang Dewi saged kadhusta dening candhala utusane Prabu Dasamuka saking Ngalengka. Miturut aturipun Sang Hyang Baruna supados saged gampil anggene dumugi Nagari Ngalengka, Prabu Rama kedah nyiagakaken wadyabala wanara. Wadyabala wanara ingkang dipunpandheghani dening Anoman kautus ngusungi redi saha sela kangge nambaki seganten supados gampil anggenipun kesah dhateng Ngalengka.

Prabu rama saha wadyabala wanara sampun samapta tumandang damel. Sasampunipun sarembag anggenipun badhe damel tambak minangka uwot kangge margi dhateng Ngalengka, wadyabala wanara saperangan dipundhawuhi ngusungi redi minangka kangge tambak. Ing wusana sedaya sami sengkut anggenipun tumadang damel amrih tambakipun enggal dados. Sasampunipun tambak dados Prabu Rama sawadyabala wanara saged liwat minangka margi dhateng Ngalangka. Tujuanipun badhe mengsah jurit dhateng
Prabu Dasamuka. Wadyabalanipun Prabu Dasamuka punika sedaya sami sekti mandraguna mboten tedhas ing sawarnaning gegaman ingkang wonten. Pramila para prajurit wanara sami kewuhan, kados pundi caranipun saged ndhesek utawa mikut Prabu Dasamuka sawadyabalanipun. Pungkasanipun cariyos, Anoman nggadhahi cara kangge merjaya Prabu Dasamuka punika. Satunggaling wekdal Anoman ngangkat Gunung Somawana, pangangkahipun Anoman badhe nebleg polah tingkahipun Dasamuka. Wusananipun Prabu Dasamuka saged sirna amargi dipuntableg kaliyan Gunung Somawana dening Anoman.

·         PANOKOHAN CARITA WAYANG RAMA TAMBAK :
1.      Prabu Dasamuka         : elek , sekti mandraguna, pandhusta kayata saka piyambake kang badhe ndusta Dewi Sinta.
2.      Dewi Sinta                  : licik, cerdik lan satiya marang Prabu Ramawijaya kabukti saka kalimat, gegandhenganipun Dewi Sinta kaliyan Prabu Rama, sampun mboten saged dipunpisahaken malih.           
3.      Prabu Ramawijaya      : sae, wibawa lan satiya marang Dewi Sinta kabukti saka kalimat, gegandhenganipun Dewi Sinta kaliyan Prabu Rama, sampun mboten saged dipunpisahaken malih.
4.      Anoman                      : sae, cerdik, remen mbiyantu lan pinter.

12 Agu 2013

KUMPULAN DO'A

Doa Menghilangkan Rasa Malas

 


DOA MENGHILANGKAN RASA MALAS
——————
Assalamualaikum wr wb
Teman temanku
Rasa malas itu manusiawi dan terkadang kita dihinggapi rasa malas untuk beraktifitas, tentunya dengan alasan tertentu. Terlebih hari Senin ini setelah liburan panjang atau masih penat akibat mudik dan/balik Lebaran.
Bagaimana mengatasinya?, Tentunya bisa dengan berbagai cara, tapi yg terbaik tentunya dengan doa dijauhkan dari rasa malas.
Mengapa dengan do’a? Karena setiap ikhtiar harus dibarengi dengan do’a. Tanpa do’a, maka kemalasan itu akan tetap menggumpal dipikiran kita, menghambat perilaku kita sehari-hari. Karena itu setelah segala ikhtiar kita coba, maka kita harus banyak-banyaklah berdo’a.
So, apapun masalah yang dihadapi kita, kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir, sebenarnya tidak akan bisa teratasi kecuali hanya dengan pertolongan-Nya. Maka alangkah bijaknya jika kita yang bermasalah dengan kemalasan memohon pertolongan Allah agar dihindarkan dari sifat malas dan kembali semangat dalam kebaikan.
Nah, bagi yang berminat meninggalkan kemalasan, agar kemalasan tidak berlarut, kita coba berbenah diri dengan cara mengukuhkan ketaqwaan kita kepada-Nya, dengan cara membaca atau menghapalkan Do’a yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Doa menghilangkan rasa malas
========
Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca do’a:
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ
“Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat.
Artinya,”Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian.” (HR. Bukhari no. 6367 dan Muslim no. 2706
Aamiin YRA
Semoga setelah membaca doa di atas, Allah akan menghilangkan rasa malas, kelemahan dan kejelekan pada diri kita, keluarga kita dan anak2 keturunan kita. Amiin
Semangat Pagi and Have a nice day my friend, Selamat beraktifitas ya,
Baraka Allah fikum. Amiin
Allahumma shali ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad.
Wassalamualaikum wr wb